Skip to main content

Review: Hanesland Mountain Green Tea

Budaya minum green tea berasal dari Jepang, tapi sudah di kenal sejak lama di Cina, sebagai salah satu jenis herbal. Green tea memiliki keunikan di bandingkan teh biasa (biasanya berasal dari jenis teh hitam), sehingga green tea lebih eksklusif dan istimewa. Ada dua macam jenis minuman teh hijau ini: matcha dan green tea. Matcha merupakan daun teh hijau yang sudah diproses dan digiling halus, kalau green tea biasanya masih berbentuk butiran daun (setelah diproses tidak di giling halus).

Kalau aku kenapa suka green tea karena katanya bisa bikin kurus dan rileks🤭 soalnya ngikut kayak di salon-salon spa, biasanya kan kalau gak dikasih coklat hangat dikasihnya minuman green tea, jadi berasa cantik aja minumnya..hehe tapi ternyata gak cuma itu aja manfaat green tea, ada banyak banget.

Daftar Isi :

Manfaat teh hijau

Banyak yang ditawarkan dari minuman satu ini, mulai dari sisi kesehatan hingga kecantikan. Manfaat green tea mengutip dari alodokter.com, diantaranya adalah:

  • Meningkatkan daya ingat dan konsentrasi
    Menurunkan tingkat stress
  • Meningkatkan metabolisme tubuh (ini nih yang digadang-gadang bisa bikin kurus 🤭)
  • Menghambat pertumbuhan sel kanker
  • Menurunkan resiko penyakit kardiovaskular
  • Dll

Dengan manfaat-manfaat tersebut, aku jadi mulai mengkonsumsi teh hijau ini. Kalau aku pribadi sih suka kedua jenis teh hijau, baik yang sudah menjadi macha atau yang masih berbentuk butiran daun teh hijau kering. Kalau ditanya perbedaannya, menurut aku kalau yang berbentuk bubuk (yang biasa di jual jadi minuman itu) rasanya lebih berat dan berasa teh nya. Kalau yang masih berbentuk daun teh kering, lebih beraroma dan lebih ringan.

Oh ya ada banyak merek green tea, rata-rata yang buat pelangsing 🤭 tapi sebetulnya, gak cuma buat tujuan itu aja minum green tea. Salah satu produk yang aku suka adalah green tea dari Hanesland waktu itu aku belinya disini, salah satu brand UKM pengrajin teh hijau, yang lokasi tanamnya di daerah Ciwidei, Kab.Bandung.

Harga teh hijau ini lumayan terjangkau, untuk kemasan yang aku beli yaitu 20 gr, adalah 10 ribu-an, tapi karena ada promo aku beli lebih murah, bahkan kalau beli sama produk lainnya di toko yang sama (kebetulan, kalo yang aku lihat sih ini merupakan toko produsen, bukan reseller), misal kopi, jatohnya bisa hanya seribu aja dong, pake paket kombo😄👍

Isi dan rasa teh hijau

Kali ini aku pengen share green tea versi tubruk, jadi teh hijau ini gak datang dengan tea bag yang biasanya lebih gampang tinggal celup-celup doang kalau pengen bikin. Hanesland yang ini aku sengaja beli versi yang masih berbentuk butiran daun. Sebelumnya aku emang belum pernah beli teh hijau tubruk sih, jadi  surprisingbanget pas liat bentuknya. Oh..jadi gini toh!

Kalau aku bandingkan dengan teh hitam, teh hijau ini terlihat lebih "fresh" dibandingkan teh hitam, jadi bentuk daun nya masih terlihat meskipun kering, kalau yang hitam itu menurutku lebih ancur dan hitam kaya gosong gitu. Nah ini penampakan teh hijau, masih ada warna hijau-hijaunya kan:

review hanesland mountain green tea
(Hanesland Mountain Green Tea)

teh hijau diet
(Daun teh hijau kering)

Berhubung baru coba jadi aku beli yang kemasan 20 gram, dan ternyata isinya lumayan banyak, tadinya aku pikir cuma 1-2 kali pakai habis. Ternyata ini udah 4 kali seduh masih sisa banyak. Karena setengah sendok teh hijau tubruk, bisa untuk air panas sekitar 150 ml (seukuran cangkir pada umumnya), Sayangnya ini bukan pake kemasan ziplock jadi sisanya aku bungkus lagi dan dikasih karet.

manfaat teh hijau
(Kemasan teh hijau Hanesland)


Aroma dan Rasa Yang juara dari green tea dibandingkan matcha adalah aromanya. Kalau masih berbentuk daun utuh, aromanya saat air panas menyiram setiap kepingan daun teh keringnya itu langsung mengeluarkan aroma green tea yang khas, benar-benar bisa buat rileks hanya dengan menghirup aromanya aja.

Setelah lama kelamaan, si daun teh keringnya itu jadi ngembang, dan jadi kaya daun teh di masukin ke air aja gimana. Kalau teh hitam kan biasanya ya jadi ampas aja gitu kan, mungkin ini yang membedakannya kali ya. Terus warnanya gimana? Apa hijau, hitam, atau? Warnanya itu betulan emang agak hijau walau pun samar, dan gak sepakat teh hitam.

manfaat green tea
(Teh hijau setelah di seduh)

Dan untuk rasanya menurutku emang khas, ada hint asam sedikit, aku bikin tanpa gula, dan sama sekali gak pahit. Di minum panas lebih enak, apalagi setelah makan yang pedas-pedas😁 klaim teh hijau, bisa bikin rileks, ya lumayan lah, tapi yang paling pasti itu pas nyium aromanya, wuih.. langsung wanginya serasa menerobos ke tulang-tulang🤭

Kemasan teh hijau

Kemasan yang 20 gr emang imut banget, kayanya cocok buat dibawa pergi-pergi, cuma emang agak ribet kalo udah dibuka, karena gak bisa dirapatkan lagi kemasannya. Di bagian kemasan sudah tertera beberapa informasi seperti komposisi, cara buat, cara menyimpan, dan tanggal produksi, juga kadaluarsa. Dan menurut infonya, teh hijau Hanesland ini bisa disimpan hingga satu tahun.

kandungan teh hijau
(kemasan teh hijau)

Selain itu, kita juga sangat mudah menentukan jenis teh apa yang ada di dalam kemasan karena nanti ada tandanya, meskipun kemasannya sama (sangat berguna kalau beli lebih dari satu varian teh). Dan jujur, dari situ juga aku jadi tahu varian-varian teh yang ada, gak cuma Green Tea🤭:

So, penilaian aku mengenai Green Tea Hanesland ini adalah:

🍵 Kemasan: 4/5

🍵 Harga: 5/5

🍵 Rasa: 5/5

🍵 Beli lagi: ya

Comments

Popular posts from this blog

Review: Keju Kraft All In One

Kraft adalah keju pertama yang aku kenal, dulu itu ada keju judulnya "Qeju" dan rasanya menurut aku sama banget kaya Kraft keju cheddar, aku pikir Qeju udah ganti nama, ternyata nggak dan kayanya satu pabrik sama Kraft, merek Qeju emang agak jarang. (Keju Kraft All in one) Kalau di lihat-lihat keju Kraft emang agak pricey di kelasnya, kalau merek lain ada yang bisa jual harga keju sejenis under 15K, keju Kraft dengan jenis keju yang sama "Cheddar" itu sekitar 17K, apalagi kalo varian quick melt bisa di atas 20K. Karena itu, kadang ibu-ibu yang dituntut pinter berhitung, kebanyakan pasti milih yang murah dong apalagi kalau rasanya gak beda jauh (pengalaman banget...hehe). Mungkin karena melihat trend pasar yang seperti itu, akhirnya Kraft mengeluarkan varian keju Kraft ekonomis yang dikasih judul Kraft All in One. Mungkin maksudnya All in One, harga yang terjangkau bikin keju Kraft bisa dinikmati semua orang. Dan pastinya bisa digunakan sebagai keju serbaguna, dan

Review: Totole Kaldu Rasa Jamur (Vegetarian Food)

Kesampaian juga mencoba kaldu Totole rasa jamur yang lagi happening banget di komunitas ibu-ibu sehat anti MSG 😁 Dari awal kemunculan produk ini yang hanya di jual di komunitas-komunitas, terus mulai bisa dibeli bebas via online, masih juga belum beli karena harganya mahal belum ongkir. Dan setelah maju mundur cantik buat beli, sekarang baru sempat beli, itu pun pas gak sengaja liat di swalayan ada yang begini. Walaupun akhir-akhirnya aku lebih suka belanja di internet, soalnya suka banyak promo gitu, biasanya belanja nya  disini . Sebetulnya Totole kaldu rasa jamur ini diperuntukan bagi para vegetarian, yang dari mulai ke kaldu-kaldu gak boleh ada unsur hewani. Dan semakin tenar dikalangan penggiat diet sehat bebas kolesterol, karena kaldu dari tumbuhan tidak mengandung lemak sama sekali, dan karena sangat alami dan tidak menggunakan MSG, maka ibu-ibu yang punya balita khususnya, berbondong-bondong lah membicarakan kaldu ini.. Hehe (Totole Kaldu Rasa Jamur)  Gambar di

3 Tips Pertolongan Pertama pada Masakan Keasinan

(gambar: www.georgeinstitute.org) Bahkan seorang chef profesional sekali pun tak akan lepas dari “musibah” di dapur. Musibah disini bisa dari musibah besar seperti kebakaran maupun musibah kecil seperti bentuk dan rasa masakan tak sesuai semestinya. Yang paling sering terjadi adalah masakan terlalu asin, padahal masakan itu harus segera dihidangkan, dan tidak mungkin untuk memasak ulang dari awal. Moms, kalau aku pribadi, hal ini cukup sering terjadi, garam dimasukan kemudian pas dicicipi asin sampai membakar lidah..hehe hal ini biasanya kalau aku ganti merek garam, karena faktanya kadar asin garam ternyata berbeda-beda ya. Makanya belakangan aku lebih suka masakan diberi sedikit garam, meskipun akhirnya jadi hambar, tapi paling tidak, saat akan makan bisa di tambah garam sesuai selera. Dari pada ketika masakan terlalu asin, karena kebanyakan garam. Tapi tak perlu kebakaran jenggot kalau ini terjadi di dapur bu ibu, semua ada solusinya. Dan yang pasti gak harus membuang ma

Review: Susu Booster Asi Merek Almom ( Part 1 )

Hmm.. ceritanya aku sedang tergila-gila dengan superfood yang satu ini: Almond. lebih tepatnya lagi memburu jenis susu berbahan dasar kacang almond. konon katanya gak bikin ibu menyusui menjadi gendut tapi asi keluar deras 😛 . Untuk ibu yang lagi menyusui bayinya eksklusif maupun tahap lanjutan ( hingga 2 tahun ) sini..sini..boleh merapat ke sini..sharing-sharing... Tapi aku disini gak akan terlalu fokus ke hasilnya ya, kaya di iklan-iklan susu booster asi (  pamer-pamer berkantong-kantong stok ASIP  ), karena aku memang gak nyetok ASIP, secara aku mah apa atuh rumahku adalah kantorku 😚 jadi anakku langsung "mimi di gentongnya".. pernah sih ada niat nyoba lihat hasilnya dengan memerah asi, supaya tahu berapa banyak, tapi males juga, selain beli pompanya mahal, katanya ada yang bilang menyusu langsung bisa lebih membangun bonding sama si anak. Terus anakku intensif banget mimi nya, jadi boro-boro ada waktu merah asi, ini nempel terus kecuali emaknya mau sholat, makan, mand

Review: Royco Kaldu Jamur Non MSG

Wah.... sekarang kaldu jamur tanpa penguat rasa makin banyak pilihan... tidak hanya kaldu jamur Totole (sudah jadi favorit selama bertahun-tahun..🤭), ternyata brand yang udah ga asing lagi di dunia permasakan juga mengeluarkan versi kaldu "tanpa MSG". Padahal umumnya kaldu-kaldu semacam ini sarangnya MSG ya..😅 Gak ada masalah juga sih sama MSG, tapi kalau aku pribadi selama ada kaldu sejenis tanpa MSG pastinya aku pilih opsi ini. Kebetulan banget Royco udah bukan merek kaleng-kaleng buat menambah citra rasa makanan, makanya seneng aja pas denger brand ini mengeluarkan kaldu non MSG. Aku beli di official store nya disini , sering banget diskon, dan sekalian aja aku beli buat keperluan dapur lainnya, biar praktis gak usah antri di kasir supermarket.   (Royco Kaldu Rasa Jamur) Dari bungkusnya ini warna hijau gitu, beda sama kaldu varian lainnya yang pake MSG, warnanya merah. Entah ini sengaja lebih "green" karena lebih alami atau gimana, gak ngerti juga. Tapi so far