Skip to main content

Review: Bakmi Mewah, Bakmi Goreng Bulgogi

Baru ngeh kalo bakmi mewah sekarang kemasannya gak pake kardus.. hehe soalnya setahu aku kemasannya pake kardus biar terlihat beda sama mie yang biasa-biasa 😁

Kemaren-kemaren sempat lihat bakmi mewah yang rasa masakan Indonesia: sop buntut dan sambal matah, eh.. ternyata gak sengaja nyari ada juga yang ala-ala Korea nya, Bakmi Goreng Bulgogi.

Daftar Isi :

Kemasan dan Harga Bakmi Mewah

Kalau sekilas pasti akan menyangka ini mie impor semacam Samyang gitu, apalagi tulisan korea yang gede banget terpampang di depan Cover nya. Tapi pas ditilik-tilik lagi ada tulisan bakmi, udah berbau-bau jajanan Indonesia aja😅 dan ini emang asli mie Indonesia rasa Korea.

review bakmi mewah goreng bulgogi
(Bakmi Mewah Goreng Bulgogi

Kalau dilihat dari kemasan kardus yang sebelumnya di pakai Bakmi Mewah, aku pikir kemasan plastik ini lebih simpel, dan gak makan tempat, tapi tetap menunjukan sisi glamornya, karena dibungkus menggunakan plastik yang agak tebal, gak seperti mie harga 2 ribuan.Walaupun ini produk Indonesia asli, dari ukurannya lumayan bersaing dengan mie impor korea, lumayan gede. Harganya juga lumayan kompetitif, sekitar 11 ribuan, yang mau coba bisa beli disini. Kemasannya juga lumayan unik, jarang-jarang nemu mie instan ala-ala ramen yang kemasannya warna putih, rata-rata warna gelap, mungkin biar menegaskan rasa pedas yang biasanya identik sama mie macam ini.

Jumlah kalori dan komposisi bakmi Mewah

Selayaknya mie instan berporsi besar (Bakmi Mewah yang ini beratnya sekitar 114 gr), mie yang satu ini juga berpotensi penyumbang kalori cukup besar, kalau baca di informasi nutrisi, setiap 50 gr mie ini mengandung sekitar 280 kkal.

informasi kalori dan nutrisi bakmi mewah
(Informasi nutrisi dan kalori)

Selain karbo, mie ini juga mengandung protein, lemak, dan garam. Selain mie dan bunbu-bumbu, mie ini datang dengan satu bungkusan berisi daging asli yang udah dimasak ala bulgogi. Jadi kalo menurut aku sih lumayan memuaskan sih untuk harga segitu, kalo nongkrong di resto korea belum tentu juga dapat menu semacam ini dengan harga 11 ribu 😝

Isian daging sudah di masak, menurut klaim ini tanpa mengandung pengawet, karena dimasak dengan sterilisasi suhu tinggi, aku dulu pernah ikut seminar soal ini, emang betul salah satu caranya membunuh bakteri yang ada di makanan (biasanya karena bakteri makanan jadi cepet busuk, ada yang bilang juga basi) dengan jalan sterilisasi susu tinggi, bedanya dengan masak biasa adalah kandungan nutrisi di dalamnya gak hilang, beda kalau masak di dapur kelamaan, yang bikin makanan kehilangan nutrisinya. So, jangan judge semua makanan instan itu berpengawet ya. Lihat dulu cara mengolahnya.

Isinya ada empat item: mie, bumbu, kecap, dan tumis bulgogi. Aku sih gak liat minyak di dalamnya, biasanya kalau mie goreng kan suka dikasih minyak ekstra, aku pikir sih mungkin menyatu dengan kecapnya.

isi kemasan bakmi mewah
(Isi kemasan bakmi Mewah)

Aroma dan rasa

Bumbu nya itu terdiri dari seasoning dan Cabe bubuk (cabenya itu campuran cabe bubuk dan cabe berbentuk flakes), awalnya nyangka kalau ini kayanya pedes banget. Mienya keriting banget, biasanya kan kalo mie biasa itu bergelombang aja ya.

Kalau urusan rasa makanan antara enak, atau enak banget..hehe dan untuk Bakmi Mewah Goreng Bulgogi ini secara umum rasanya masuk di lidah aku, dan pedasnya juga sangat manusiawi, jadi walaupun cabe-cabenya kelihatan jelas banget biji-bijinya, tapi rasanya sih  menurut aku pas aja dan gak bikin sakit tenggorokan atau panas perut. Sedangkan untuk rasa mie nya sendiri cukup kenyal, tapi gak terlalu meral, dan masaknya sebentar aja, kalau ngga nanti hasilnya jadi lembek banget.

Karena ini gak pake minyak ekstra, jadi pas mienya di aduk beserta bumbu-bumbunya agak kering diaduknya, jadi kalau aku sih biar mienya jadi lembab aku kasih air dari rebusan dikit aja, udah gitu diaduk. Kalau rasa mienya sih, walaupun ini judulnya mie goreng rasanya gak begitu manis, dan sebetulnya rasanya baru muncul pas sudah bergabung dengan tumis bulgoginya.

bakmi mewah goreng bulgogi enak
(Bakmi Mewah goreng bulgogoi setelah di masak)

kalau rasa tumis bulgoginya itu menurut aku ampir mirip masakan Indonesia.. hmm.. mirip-mirip semur tapi ini versi asin, terus ada semacam taburan biji wijen. Daging di dalamnya diris tipis-tipis, ala bulgogi, dan bumbu nya lumayan nyerep ke dagingnya sih menurut aku. Bawang bombai nya juga masih terlihat, jadi kalau udah nyatu sama mie nya, mirip kaya beli dari resto-resto.

🍜 Harga: 3/5So, untuk Bakmi Mewah Rasa Bakmi Goreng Bulgogi ini, penilaianku:

🍜 Rasa: 5/5

🍜 Kemasan: 4/5

🍜 Beli lagi: Ya

Comments

Popular posts from this blog

Review: Keju Kraft All In One

Kraft adalah keju pertama yang aku kenal, dulu itu ada keju judulnya "Qeju" dan rasanya menurut aku sama banget kaya Kraft keju cheddar, aku pikir Qeju udah ganti nama, ternyata nggak dan kayanya satu pabrik sama Kraft, merek Qeju emang agak jarang. (Keju Kraft All in one) Kalau di lihat-lihat keju Kraft emang agak pricey di kelasnya, kalau merek lain ada yang bisa jual harga keju sejenis under 15K, keju Kraft dengan jenis keju yang sama "Cheddar" itu sekitar 17K, apalagi kalo varian quick melt bisa di atas 20K. Karena itu, kadang ibu-ibu yang dituntut pinter berhitung, kebanyakan pasti milih yang murah dong apalagi kalau rasanya gak beda jauh (pengalaman banget...hehe). Mungkin karena melihat trend pasar yang seperti itu, akhirnya Kraft mengeluarkan varian keju Kraft ekonomis yang dikasih judul Kraft All in One. Mungkin maksudnya All in One, harga yang terjangkau bikin keju Kraft bisa dinikmati semua orang. Dan pastinya bisa digunakan sebagai keju serbaguna, dan

Review: Totole Kaldu Rasa Jamur (Vegetarian Food)

Kesampaian juga mencoba kaldu Totole rasa jamur yang lagi happening banget di komunitas ibu-ibu sehat anti MSG 😁 Dari awal kemunculan produk ini yang hanya di jual di komunitas-komunitas, terus mulai bisa dibeli bebas via online, masih juga belum beli karena harganya mahal belum ongkir. Dan setelah maju mundur cantik buat beli, sekarang baru sempat beli, itu pun pas gak sengaja liat di swalayan ada yang begini. Walaupun akhir-akhirnya aku lebih suka belanja di internet, soalnya suka banyak promo gitu, biasanya belanja nya  disini . Sebetulnya Totole kaldu rasa jamur ini diperuntukan bagi para vegetarian, yang dari mulai ke kaldu-kaldu gak boleh ada unsur hewani. Dan semakin tenar dikalangan penggiat diet sehat bebas kolesterol, karena kaldu dari tumbuhan tidak mengandung lemak sama sekali, dan karena sangat alami dan tidak menggunakan MSG, maka ibu-ibu yang punya balita khususnya, berbondong-bondong lah membicarakan kaldu ini.. Hehe (Totole Kaldu Rasa Jamur)  Gambar di

3 Tips Pertolongan Pertama pada Masakan Keasinan

(gambar: www.georgeinstitute.org) Bahkan seorang chef profesional sekali pun tak akan lepas dari “musibah” di dapur. Musibah disini bisa dari musibah besar seperti kebakaran maupun musibah kecil seperti bentuk dan rasa masakan tak sesuai semestinya. Yang paling sering terjadi adalah masakan terlalu asin, padahal masakan itu harus segera dihidangkan, dan tidak mungkin untuk memasak ulang dari awal. Moms, kalau aku pribadi, hal ini cukup sering terjadi, garam dimasukan kemudian pas dicicipi asin sampai membakar lidah..hehe hal ini biasanya kalau aku ganti merek garam, karena faktanya kadar asin garam ternyata berbeda-beda ya. Makanya belakangan aku lebih suka masakan diberi sedikit garam, meskipun akhirnya jadi hambar, tapi paling tidak, saat akan makan bisa di tambah garam sesuai selera. Dari pada ketika masakan terlalu asin, karena kebanyakan garam. Tapi tak perlu kebakaran jenggot kalau ini terjadi di dapur bu ibu, semua ada solusinya. Dan yang pasti gak harus membuang ma

Review: Susu Booster Asi Merek Almom ( Part 1 )

Hmm.. ceritanya aku sedang tergila-gila dengan superfood yang satu ini: Almond. lebih tepatnya lagi memburu jenis susu berbahan dasar kacang almond. konon katanya gak bikin ibu menyusui menjadi gendut tapi asi keluar deras 😛 . Untuk ibu yang lagi menyusui bayinya eksklusif maupun tahap lanjutan ( hingga 2 tahun ) sini..sini..boleh merapat ke sini..sharing-sharing... Tapi aku disini gak akan terlalu fokus ke hasilnya ya, kaya di iklan-iklan susu booster asi (  pamer-pamer berkantong-kantong stok ASIP  ), karena aku memang gak nyetok ASIP, secara aku mah apa atuh rumahku adalah kantorku 😚 jadi anakku langsung "mimi di gentongnya".. pernah sih ada niat nyoba lihat hasilnya dengan memerah asi, supaya tahu berapa banyak, tapi males juga, selain beli pompanya mahal, katanya ada yang bilang menyusu langsung bisa lebih membangun bonding sama si anak. Terus anakku intensif banget mimi nya, jadi boro-boro ada waktu merah asi, ini nempel terus kecuali emaknya mau sholat, makan, mand

Review: Royco Kaldu Jamur Non MSG

Wah.... sekarang kaldu jamur tanpa penguat rasa makin banyak pilihan... tidak hanya kaldu jamur Totole (sudah jadi favorit selama bertahun-tahun..🤭), ternyata brand yang udah ga asing lagi di dunia permasakan juga mengeluarkan versi kaldu "tanpa MSG". Padahal umumnya kaldu-kaldu semacam ini sarangnya MSG ya..😅 Gak ada masalah juga sih sama MSG, tapi kalau aku pribadi selama ada kaldu sejenis tanpa MSG pastinya aku pilih opsi ini. Kebetulan banget Royco udah bukan merek kaleng-kaleng buat menambah citra rasa makanan, makanya seneng aja pas denger brand ini mengeluarkan kaldu non MSG. Aku beli di official store nya disini , sering banget diskon, dan sekalian aja aku beli buat keperluan dapur lainnya, biar praktis gak usah antri di kasir supermarket.   (Royco Kaldu Rasa Jamur) Dari bungkusnya ini warna hijau gitu, beda sama kaldu varian lainnya yang pake MSG, warnanya merah. Entah ini sengaja lebih "green" karena lebih alami atau gimana, gak ngerti juga. Tapi so far