Skip to main content

Review: Peralatan Dapur Pink Multi Fungsi

Ini sebetulnya nama aslinya panjang banget : "Mukti-functional Slitting Planer".. singkat certa, ini tuh semacam talenan, tapi di dalamnya ada banyak macam-macam parutan, alat kupas kulit buah dan sayur, pisau, pokoknya komplit banget.. suka deh😍


(Peralatan Dapur Multi Fungsi)

Fitur dan Harga

Sebetulnya aku ngincer pisaunya, karena dua pisau yang di dapur patah, dan of course warnanya ternyata cocok sama dapur (pink-tosca)..aslinya ini nih warnanya bagus banget, cuma pas di foto atas, agak pucat dikit.

Isi yang sesungguhnya itu kalau aku narasikan: terdiri dari 5 buah alat serut ( masing-masing fungsinya buat iris tipis, iris bergerigi, iris panjang dengan ketebalan 2 mm dan 0,5 mm, sama iris halus), 2 buah pisau (chef knife dan paring knife), alat kupas kulit buah atau kentang, dan yang bulat itu bawahnya bergerigi buat taruh buah/sayurnya pas mau diparut biar ga ke mana-mana. 

Masing-masing ada dudukannya gitu, jadinya pas disimpan rapi, atau pas dijadikan talenan gak goyang-goyang dalam nya. Nih kaya gini:

(Isi alat dapur multi fungsi)

Aku beli ini disini, soalnya harganya lebih murah sekitar 79 ribuan aja, kalo di toko lain di marketplace yang sama rata-rata di atas 80 ribu, apalagi kalo yang di instagram-instagram rata-rata 100 ribuan, mana gak gratis ongkir + cashback kaya di marketplaceπŸ˜…

Kegunaan dan Keunggulan

Aku udah coba pisau nya, lumayan tajam (walaupun kayanya bentar lagi perlu agak di asah). Yang besar itu cukup membantu buat chopping dan geprek bawang putih, oke bnget πŸ‘Œ, dan yang kecil buat iris bawang biar tipis-tipis, soalnya kalau pake yang besar hasilnya lebih bagus buat cincang.

Nah kalau parutan nya, aku baru coba buat iris kentang tipis-tipis, tapi kayanya kalo buat kentang karena keras, harus ekstra tenaga. Belum di coba buat iris yang lain.

Buat atur atau ganti alat parutan bisa dibuka tutup bagian tengahnya, nah nanti kan bolong gitu, isi sama parutan yang dibutuhkan. Kalau buat jadi talenan tinggal ditutup lagi, sama tutup yang disediakan. Canggih pokoknya, mak😁

Kalau untuk fungsi parutan yang lain aku belum coba, kalau dilihat sih gak terlalu tajam, tapi kalau pakai buat sayuran semoga berfungsi.

(Pisau parutan)

Baskom nya selain bisa digunakan buat simpan peralatan, bisa berfungsi juga buat saringan kalau cuci sayur dan buah, dibawahnya ada lubang-lubang buat jalan air, dan folding jadi kalau mau dipakai tinggal ditinggikan, pas mau disimpan  diturunkan lagi. Praktis.


Aduuhhh warnanya cantik amat ya....😭😍 selain warna pink-tosca ini ada warna lain ijo lime-tosca, cuma dua aja sih.


Well, secara keseluruhan aku suka sih sama alat masak multi fungsi ini, kalau pisau, talenan, dan baskomnya favorit aku banget, kalau buat serutan/ parutan nya, aku belum coba semua sih, tapi tampaknya berfungsi baik.

Buat yang lagi cari alat multi fungsi, gak makan tempat, dan lumayan murah, bisa coba cek-cek aja alat dapur multi fungsi ini, bagus kok.

Comments

Popular posts from this blog

Review Produk Fibrefirst: Fibrefirst Menurunkan Berat Badan?

Aku begitu syok saat melihat timbangan menunjukan angka 66 kilo, kalau orang hamil sih masih mending, nah ini kan nggak...huaaaaaa. Akhirnya aku bertekad untuk diet mulai hari ini (walaupun kenyataannya ya gitu deh... 😁). Secara pribadi aku tuh kalau diet berasa gimana gitu kalau makan obat-obatan pelangsing, bawaannya takut aja..hehe. Sampai akihnya aku ketemu satu produk namanya Fibrefirst. Entah kenapa jadi terilhami aja beli produk ini, gegara ada kata-kata "serat". konon katanya kalau mau turun berat badan itu harus mengkonsumsi minuman atau makanan berserat tinggi. Daftar Isi : Harga Fibrefirst Komposisi Fibrefirst untuk diet Fibrefirst menurunkan berat badan Harga Fibrefirst Pendek cerita aku coba beli, harganya yah lumayan juga, aku beli 2 pak yang masing-masing isinya tuh 5 buah, plus botol shaker itu sekitar 140 ribuan di Shopee, itu tuh lagi diskon, kalau gak diskon mungkin sekitar 200 ribuan. Tapi ya anggaplah beli minuman boba, yang satu gelas biasa di ju

Review: Keju Kraft All In One

Kraft adalah keju pertama yang aku kenal, dulu itu ada keju judulnya "Qeju" dan rasanya menurut aku sama banget kaya Kraft keju cheddar, aku pikir Qeju udah ganti nama, ternyata nggak dan kayanya satu pabrik sama Kraft, merek Qeju emang agak jarang. (Keju Kraft All in one) Kalau di lihat-lihat keju Kraft emang agak pricey di kelasnya, kalau merek lain ada yang bisa jual harga keju sejenis under 15K, keju Kraft dengan jenis keju yang sama "Cheddar" itu sekitar 17K, apalagi kalo varian quick melt bisa di atas 20K. Karena itu, kadang ibu-ibu yang dituntut pinter berhitung, kebanyakan pasti milih yang murah dong apalagi kalau rasanya gak beda jauh (pengalaman banget...hehe). Mungkin karena melihat trend pasar yang seperti itu, akhirnya Kraft mengeluarkan varian keju Kraft ekonomis yang dikasih judul Kraft All in One. Mungkin maksudnya All in One, harga yang terjangkau bikin keju Kraft bisa dinikmati semua orang. Dan pastinya bisa digunakan sebagai keju serbaguna, dan

Review: Royco Kaldu Jamur Non MSG

Wah.... sekarang kaldu jamur tanpa penguat rasa makin banyak pilihan... tidak hanya kaldu jamur Totole (sudah jadi favorit selama bertahun-tahun..🀭), ternyata brand yang udah ga asing lagi di dunia permasakan juga mengeluarkan versi kaldu "tanpa MSG". Padahal umumnya kaldu-kaldu semacam ini sarangnya MSG ya..πŸ˜… Gak ada masalah juga sih sama MSG, tapi kalau aku pribadi selama ada kaldu sejenis tanpa MSG pastinya aku pilih opsi ini. Kebetulan banget Royco udah bukan merek kaleng-kaleng buat menambah citra rasa makanan, makanya seneng aja pas denger brand ini mengeluarkan kaldu non MSG. Aku beli di official store nya disini , sering banget diskon, dan sekalian aja aku beli buat keperluan dapur lainnya, biar praktis gak usah antri di kasir supermarket.   (Royco Kaldu Rasa Jamur) Dari bungkusnya ini warna hijau gitu, beda sama kaldu varian lainnya yang pake MSG, warnanya merah. Entah ini sengaja lebih "green" karena lebih alami atau gimana, gak ngerti juga. Tapi so far

Review: Mamasuka Spicy Topokki

Ini sepertinya akan menjadi camilan berikutnya kalau lagi konsen nulis novel ... hehe awalnya aku sama sekali gak kenal makanan-makanan Korea, sampe suatu ketika aku tiba-tiba keranjingan nonton Drakor..😝 Drakor dampaknya parah banget di aku, selain bikin ide tulisan aku jadi mengalir (apa lagi kalau pas ngerjain gendre romance), makanan-makanna yang tampil di film nya langsung bikin nelen ludah semua, pengen coba T.T Selain itu juga, dampak lainnya aku jadi hobi juga coba-coba masak makanan Korea, meskipun kadang rasa autentiknya ya ngira-ngira juga, semoga aja bisa kesampaian pergi ke Korea ya buat ngerasain rasa aslinya.. Aamiin (kenceng banget dah). ini salah satu resep yang pernah aku publish juga di salah satu medsos permasakan: Korean Chicken Rice Bowl . kalau menurut aku sih rasanya enak 😊. So, hari ini aku mau review salah satu makanan Korea produk lokal, tapi rasanya menurut aku bersaing sama produk-produk import yang pernah aku coba. Daftar Isi : Unboxing Topokki Harg

3 Tips Pertolongan Pertama pada Masakan Keasinan

(gambar: www.georgeinstitute.org) Bahkan seorang chef profesional sekali pun tak akan lepas dari “musibah” di dapur. Musibah disini bisa dari musibah besar seperti kebakaran maupun musibah kecil seperti bentuk dan rasa masakan tak sesuai semestinya. Yang paling sering terjadi adalah masakan terlalu asin, padahal masakan itu harus segera dihidangkan, dan tidak mungkin untuk memasak ulang dari awal. Moms, kalau aku pribadi, hal ini cukup sering terjadi, garam dimasukan kemudian pas dicicipi asin sampai membakar lidah..hehe hal ini biasanya kalau aku ganti merek garam, karena faktanya kadar asin garam ternyata berbeda-beda ya. Makanya belakangan aku lebih suka masakan diberi sedikit garam, meskipun akhirnya jadi hambar, tapi paling tidak, saat akan makan bisa di tambah garam sesuai selera. Dari pada ketika masakan terlalu asin, karena kebanyakan garam. Tapi tak perlu kebakaran jenggot kalau ini terjadi di dapur bu ibu, semua ada solusinya. Dan yang pasti gak harus membuang ma