Skip to main content

Review: Booster Asi Mommymum Almond Milk

Gak kerasa anak bayi udah setahun aja, tapi aku masih hobi cari booster asi.. 😄 bukan karena asinya kurang, tapi karna doyan..haha soalnya booster asi zaman now beda banget sama 6 tahun lalu ketika anak ke-1. Sekarang bentuknya lebih kaya susu dan makanan ringan gitu, cuma formulanya emang mengklaim dapat melancarkan asi. Dan gak usah ditanya, rasanya enak-enak semua.. Suka.. Suka.. Suka😝

Ya.. Itung-itung minum cantik sambil menuai manfaat-manfaat nya. Dan favorit aku tetep berbahan dasar susu almond, yang pengen tahu alasannya, bisa langsung meluncur ke poatingan aku sebelumnya, masih tentang susu booster asi.

Well, untuk yang satu ini, kemasannya cukup menarik, karena sangat ramping, dan gak makan tempat kardusnya. Malah kalau sekilas jadi mirip kardus coklat pas edisi lebaran.

(Susu booster asi Mommymum) 
Karena ini base on almond milk, otomatis komposisi terbanyak adalah kacang almond. Untuk brand yang ini aku tetap pilih varian green tea seperti merek-merek lainnya. Pertama, emang suka rasanya. Kedua, kalau ini beneran bukan cuma esen, kan lumayan dapet manfaat dari green tea juga.. Anti-oxidan, meluruhkan lemak, pokonya lengkap sudah.

(Rasa green tea) 
Tapi sayangnya, dari semua susu booster asi yang aku udah pernah coba: lactamond, almom, asigen, dll ini yang paling gak kerasa green tea nya. Jadi rasanya ya gitu aja, enak sih cuman jadi emang berasa minum susu nabati.

Ada satu merek dari yang aku sebutkan tadi cuma lupa, itu green tea nya sangat kentara, jadi berasa minum susu rasa minum green tea.

(Komposisi Mommymum booster asi) 
Ini buat yang penasaran sama komposisinya, sederhana banget memang, tapi karena ga terlalu banyak bahan tambahan, jadi almond nya lebih terasa, tapi tetap lagi-lagi kalo menurut aku masih lebih terasa merek asigen (yang ini aku kebetulan gak lupa, coz ini salah satu my fav).

(Tampak bagian belakang)
Di bagian kotaknya sudah tertulis lengkap, lebel halal, ijin edar, dan kadaluarsa. Jadi sangat aman dikonsumsi. Udah gitu ada penjelasannya juga apa aja manfaat almond. Terakhir untuk tekstur, lebih lembut dari asigen tapi lebih kasar dari lactamond, kayanya kalau diseduh air dingin langsung ini bakal menggumpal, walaupun aku gak mau coba. Hmm.. Jadi agak repot ya kalau gas abis dan dispenser rusak, gak ada air panas.

Untuk harga, cukup terjangkau untuk ukuran almond ya.. Aku beli 35 ribu untuk 200 gr, lumayan murah.

(Tekstur susu) 
So, kesimpulannya untuk booster asi mommymum rasa green tea ini:

🍵Rasa : 3/5
🍵Harga: 3/5
🍵Kemasan: 4/5
🍵Beli lagi: ya/ mungkin/ tidak



Comments

Popular posts from this blog

Review: Keju Kraft All In One

Kraft adalah keju pertama yang aku kenal, dulu itu ada keju judulnya "Qeju" dan rasanya menurut aku sama banget kaya Kraft keju cheddar, aku pikir Qeju udah ganti nama, ternyata nggak dan kayanya satu pabrik sama Kraft, merek Qeju emang agak jarang. (Keju Kraft All in one) Kalau di lihat-lihat keju Kraft emang agak pricey di kelasnya, kalau merek lain ada yang bisa jual harga keju sejenis under 15K, keju Kraft dengan jenis keju yang sama "Cheddar" itu sekitar 17K, apalagi kalo varian quick melt bisa di atas 20K. Karena itu, kadang ibu-ibu yang dituntut pinter berhitung, kebanyakan pasti milih yang murah dong apalagi kalau rasanya gak beda jauh (pengalaman banget...hehe). Mungkin karena melihat trend pasar yang seperti itu, akhirnya Kraft mengeluarkan varian keju Kraft ekonomis yang dikasih judul Kraft All in One. Mungkin maksudnya All in One, harga yang terjangkau bikin keju Kraft bisa dinikmati semua orang. Dan pastinya bisa digunakan sebagai keju serbaguna, dan

Review: Totole Kaldu Rasa Jamur (Vegetarian Food)

Kesampaian juga mencoba kaldu Totole rasa jamur yang lagi happening banget di komunitas ibu-ibu sehat anti MSG 😁 Dari awal kemunculan produk ini yang hanya di jual di komunitas-komunitas, terus mulai bisa dibeli bebas via online, masih juga belum beli karena harganya mahal belum ongkir. Dan setelah maju mundur cantik buat beli, sekarang baru sempat beli, itu pun pas gak sengaja liat di swalayan ada yang begini. Walaupun akhir-akhirnya aku lebih suka belanja di internet, soalnya suka banyak promo gitu, biasanya belanja nya  disini . Sebetulnya Totole kaldu rasa jamur ini diperuntukan bagi para vegetarian, yang dari mulai ke kaldu-kaldu gak boleh ada unsur hewani. Dan semakin tenar dikalangan penggiat diet sehat bebas kolesterol, karena kaldu dari tumbuhan tidak mengandung lemak sama sekali, dan karena sangat alami dan tidak menggunakan MSG, maka ibu-ibu yang punya balita khususnya, berbondong-bondong lah membicarakan kaldu ini.. Hehe (Totole Kaldu Rasa Jamur)  Gambar di

3 Tips Pertolongan Pertama pada Masakan Keasinan

(gambar: www.georgeinstitute.org) Bahkan seorang chef profesional sekali pun tak akan lepas dari “musibah” di dapur. Musibah disini bisa dari musibah besar seperti kebakaran maupun musibah kecil seperti bentuk dan rasa masakan tak sesuai semestinya. Yang paling sering terjadi adalah masakan terlalu asin, padahal masakan itu harus segera dihidangkan, dan tidak mungkin untuk memasak ulang dari awal. Moms, kalau aku pribadi, hal ini cukup sering terjadi, garam dimasukan kemudian pas dicicipi asin sampai membakar lidah..hehe hal ini biasanya kalau aku ganti merek garam, karena faktanya kadar asin garam ternyata berbeda-beda ya. Makanya belakangan aku lebih suka masakan diberi sedikit garam, meskipun akhirnya jadi hambar, tapi paling tidak, saat akan makan bisa di tambah garam sesuai selera. Dari pada ketika masakan terlalu asin, karena kebanyakan garam. Tapi tak perlu kebakaran jenggot kalau ini terjadi di dapur bu ibu, semua ada solusinya. Dan yang pasti gak harus membuang ma

Review: Susu Booster Asi Merek Almom ( Part 1 )

Hmm.. ceritanya aku sedang tergila-gila dengan superfood yang satu ini: Almond. lebih tepatnya lagi memburu jenis susu berbahan dasar kacang almond. konon katanya gak bikin ibu menyusui menjadi gendut tapi asi keluar deras 😛 . Untuk ibu yang lagi menyusui bayinya eksklusif maupun tahap lanjutan ( hingga 2 tahun ) sini..sini..boleh merapat ke sini..sharing-sharing... Tapi aku disini gak akan terlalu fokus ke hasilnya ya, kaya di iklan-iklan susu booster asi (  pamer-pamer berkantong-kantong stok ASIP  ), karena aku memang gak nyetok ASIP, secara aku mah apa atuh rumahku adalah kantorku 😚 jadi anakku langsung "mimi di gentongnya".. pernah sih ada niat nyoba lihat hasilnya dengan memerah asi, supaya tahu berapa banyak, tapi males juga, selain beli pompanya mahal, katanya ada yang bilang menyusu langsung bisa lebih membangun bonding sama si anak. Terus anakku intensif banget mimi nya, jadi boro-boro ada waktu merah asi, ini nempel terus kecuali emaknya mau sholat, makan, mand

Review: Royco Kaldu Jamur Non MSG

Wah.... sekarang kaldu jamur tanpa penguat rasa makin banyak pilihan... tidak hanya kaldu jamur Totole (sudah jadi favorit selama bertahun-tahun..🤭), ternyata brand yang udah ga asing lagi di dunia permasakan juga mengeluarkan versi kaldu "tanpa MSG". Padahal umumnya kaldu-kaldu semacam ini sarangnya MSG ya..😅 Gak ada masalah juga sih sama MSG, tapi kalau aku pribadi selama ada kaldu sejenis tanpa MSG pastinya aku pilih opsi ini. Kebetulan banget Royco udah bukan merek kaleng-kaleng buat menambah citra rasa makanan, makanya seneng aja pas denger brand ini mengeluarkan kaldu non MSG. Aku beli di official store nya disini , sering banget diskon, dan sekalian aja aku beli buat keperluan dapur lainnya, biar praktis gak usah antri di kasir supermarket.   (Royco Kaldu Rasa Jamur) Dari bungkusnya ini warna hijau gitu, beda sama kaldu varian lainnya yang pake MSG, warnanya merah. Entah ini sengaja lebih "green" karena lebih alami atau gimana, gak ngerti juga. Tapi so far