Skip to main content

Posts

Showing posts from July, 2019

3 Tips sukses membuat jajanan pasar: Drama Kue Cucur

Pada tahu "kue cucur" kan? Aku sih bilangnya gitu, pokoknya intinya itu kue yang dari tepung beras dan gula merah yang diaduk, terus digoreng. Kelihatannya kaya simpel ya, tapi buatnya gak segampang itu, bestieeeee... T.T Cerita di mulai, saat salah satu platform (sebut saja Yummy app... eits, ketahuan dong...hehe gak apa-apa sekalina promosi) tempat aku rajin bikin-bikin konten masak, kasih tantangan buat bikin makanan khas nusantara. Memeriahkan 17an gitu.... Dan tetiba kue cucur begitu aja split diotakku. Padahal makan aja cuma kadang-kadang apa lagi bikin. Jadi judulnya nekat. Tapi... sambil deg-degan takut gagal, tetep gaskeun buat maju pantang mundur (untungnya bukan ikutan Masterchef, kalau ya...kayanya udah macam makanan yang langsung dilepehin juri...hehe) Dan setelah sekian kali percobaan di wajan akhirnya, taraaaa... gak buruk sih: ( Kue Cucurku yang penampakannya lumayan menggoda) Sayangnya, sisa lainnya yang gagal gak aku foto, takut dibuli netizen (canda...). Ha

Review: Booster Asi Mommymum Almond Milk

Gak kerasa anak bayi udah setahun aja , tapi aku masih hobi cari booster asi.. πŸ˜„ bukan karena asinya kurang, tapi karna doyan..haha  soalnya booster asi zaman now beda banget sama 6 tahun lalu ketika anak ke-1. Sekarang bentuknya lebih kaya susu dan makanan ringan gitu, cuma formulanya emang mengklaim dapat melancarkan asi. Dan gak usah ditanya, rasanya enak-enak semua.. Suka.. Suka.. Suka😝 Ya.. Itung-itung minum cantik sambil menuai manfaat-manfaat nya. Dan favorit aku tetep berbahan dasar susu almond, yang pengen tahu alasannya, bisa langsung meluncur ke poatingan aku sebelumnya, masih tentang susu booster asi . Well, untuk yang satu ini, kemasannya cukup menarik, karena sangat ramping, dan gak makan tempat kardusnya. Malah kalau sekilas jadi mirip kardus coklat pas edisi lebaran. (Susu booster asi Mommymum)  Karena ini base on almond milk, otomatis komposisi terbanyak adalah kacang almond. Untuk brand yang ini aku tetap pilih varian green tea seperti merek-merek lainnya.

Popular posts from this blog

Review: Keju Kraft All In One

Kraft adalah keju pertama yang aku kenal, dulu itu ada keju judulnya "Qeju" dan rasanya menurut aku sama banget kaya Kraft keju cheddar, aku pikir Qeju udah ganti nama, ternyata nggak dan kayanya satu pabrik sama Kraft, merek Qeju emang agak jarang. (Keju Kraft All in one) Kalau di lihat-lihat keju Kraft emang agak pricey di kelasnya, kalau merek lain ada yang bisa jual harga keju sejenis under 15K, keju Kraft dengan jenis keju yang sama "Cheddar" itu sekitar 17K, apalagi kalo varian quick melt bisa di atas 20K. Karena itu, kadang ibu-ibu yang dituntut pinter berhitung, kebanyakan pasti milih yang murah dong apalagi kalau rasanya gak beda jauh (pengalaman banget...hehe). Mungkin karena melihat trend pasar yang seperti itu, akhirnya Kraft mengeluarkan varian keju Kraft ekonomis yang dikasih judul Kraft All in One. Mungkin maksudnya All in One, harga yang terjangkau bikin keju Kraft bisa dinikmati semua orang. Dan pastinya bisa digunakan sebagai keju serbaguna, dan

Review: Royco Kaldu Jamur Non MSG

Wah.... sekarang kaldu jamur tanpa penguat rasa makin banyak pilihan... tidak hanya kaldu jamur Totole (sudah jadi favorit selama bertahun-tahun..🀭), ternyata brand yang udah ga asing lagi di dunia permasakan juga mengeluarkan versi kaldu "tanpa MSG". Padahal umumnya kaldu-kaldu semacam ini sarangnya MSG ya..πŸ˜… Gak ada masalah juga sih sama MSG, tapi kalau aku pribadi selama ada kaldu sejenis tanpa MSG pastinya aku pilih opsi ini. Kebetulan banget Royco udah bukan merek kaleng-kaleng buat menambah citra rasa makanan, makanya seneng aja pas denger brand ini mengeluarkan kaldu non MSG. Aku beli di official store nya disini , sering banget diskon, dan sekalian aja aku beli buat keperluan dapur lainnya, biar praktis gak usah antri di kasir supermarket.   (Royco Kaldu Rasa Jamur) Dari bungkusnya ini warna hijau gitu, beda sama kaldu varian lainnya yang pake MSG, warnanya merah. Entah ini sengaja lebih "green" karena lebih alami atau gimana, gak ngerti juga. Tapi so far

Resep Rarawuan Khas Sunda

Entah kenapa namanya disebuat "Rarawuan", kalau dalam bahasa Sunda "Rawu" itu artinya mengambil semua dengan seluruh jari tangan, mungkin kebalikan dari kata "comot", yang artinya kurang lebih diambil satu-satu, jadi menurut aku ya unik aja namanya..hehe Sebetulnya cemilan Sunda itu rata-rata sangat simpel bikin-nya, bahkan kadang hanya menggunakan 2-3 bahan, misal Rarawuan ini, sebetulnya bahan utamanya itu hanya tepung, kacang, dan kelapa parut. Di mana tiga bahan ini aja cukup sebetulnya, tapi kalau mau rasanya enak ya harus tambah bahan yang lain😁. Tapi ya bahannya ya standar-standar aja sih, dan pasti gampang di cari di warung sayuran. Kalau rasanya sendiri itu asin dan gurih, dan kalau kelapa parut nya banyak, akan terasa serat-serat kelapa parut nya yang menambah cita rasanya semakin enak. Ini jenis camilan yang mengenyangkan sih kalau menurut aku, dan juga sumber protein soalnya kan bahan bakunya pakai kacang. Jenis kacang nya itu kacang tolo, s

Review: Usagi Puff Gandum, Makanan Ringan Kaya Serat

Kegiatan ngemil emang sulit banget di hilangkan, khususnya buat aku.. apa lagi sambil nonton TV, gak berasa satu baskom popcorn abis (lebay..hehe). Kali ini aku pengen review salah satu cemilan baru (baru lihat maksudnya..). Namanya Usagi Puff Gandum, dari namanya lumayan bikin penasaran, gandum kalau dijadikan puff kaya apa ya. Selain itu gandum yang termasuk serealia, diklaim mengandung serat pangan yang cukup baik. (Usagi Puff Gandum) Kemasan, Harga, dan Informasi Nutrisi Sejauh ini aku cuma bisa temukan produk ini di supermarket dekat rumah dan di marketplace favorit aku disini . Dan iklannya juga tampaknya belum ada di TV, atau emang aku yang belum pernah nonton ya πŸ˜… Harganya cukup murah sekitar 7 ribu aja, kalau lagi promo, kadang bisa beli dua gratis satu. Harga segitu sih normal aja ya, sama aja kaya harga potato chips, dengan ukuran yang sama. Bungkusnya terbuat dari semacam plastik semi alumunium yang gampang ditekuk. Warnanya cukup ngejreng: orange. Mungkin ini merepresenta

Review: Gekikara Ramen Premium Extra Hot Chicken

Udah lama gak makan Gekikara Ramen, padahal ini salah satu mie ala-ala Korea-Jepang favorit aku, karena harganya relatif murah dibandingkan yang impor, dan rasanya sama-sama enak, and of course udah ada lebel halal. Ternyata untuk yang kali ini itu versi premium. Sebelumnya aku juga pernah review seri Gekikara Ramen lainnya, seperti Gekikara Remen Rasa Seafood Pedas Gekikara Ramen Goreng Extra Pedas (ini agak mirip ternyata beda),dan Nissin Gekikara Ramen Extra Hot Kuah . Awalnya agak feeling mungkin ini sama kaya yang dulu cuma beda kemasan, ternyata emang betulan beda, mulai dari tekstur mie, bumbu, dan lain-lain. Buat yang penasaran juga bisa beli di sini , kalo yang udah sering baca review aku pasti udah pada tahu kalo ini marketplace favorit aku, jadi jangan protes kalau aku keseringan belanja di tempat ini, dan hati-hati tar kamu kecanduan juga 😁 Daftar Isi : kemasan dan isi Jumlah kalori dan komposisi Rasa dan Aroma Kemasan dan isi Kalo dibandingkan sama kemasan lama,