Skip to main content

Review UKM: Cireng Banyur Khas D'Kongres Garut

Cireng atau aci digoreng, makanan rakyat Jawa Barat yang paling tenar dan ever lasting. Awalnya cireng hanya sebuah makanan olahan dari tepung tapioka yang ditambah garam lalu dibentuk bulat dan pipih, kemudian di goreng.

Setelah itu mulai berkembang dengan isian sambal kacang di dalamnya. Dan siapa menyangka kini cireng sudah di modif jadi beragam jenis yang unik-unik.

Dan tiba-tiba jadi pengen banget nyobain Cireng Banyur D'Kongres yang satu ini, gak usah jauh-jauh ke Garut, karena ini dijual online juga.

(Cireng Banyur)
Kemasannya mirip box obat cuma ini lebih besar, karena buat memasukan semua bahan ke dalamnya. Berhubung dalam rangka 17 agustus-an, jadi box nya pakai nuansa perjuangan.

Box berisi cireng mentah 350 gr, bumbu kuah, cabai kering bubuk, dan jeruk nipis.
Dan menurut aku lumayan cukup mantap porsinya, isi cireng bisa untuk 2 orang bahkan 3 orang ditambah anak kecil kaya Badar 😝

(Unboxing Cireng Banyur) 
Isinya komplit, jadi tinggal eksekusi masak aja. Cirengnya di goreng sampai matang, terus bikin bumbu dengan cara tambahan air 1 gelas di panci terus dimasak sampai mendidih untuk melarutkan bumbu pastanya.


Abis itu siramkan kuah yang sudah di buat tadi ke atas cireng, kalau cirengnya masih panas-panas,  nanti ada sensasi "gejosssss.. ", tapi kalau udah dingin cirengnya,  kalau aku bilang sih jadi mirip cilok.

Untuk lebih lengkapnya, produsen juga udah memberi panduan memasak di box nya, jadi lebih memudahkan untuk penyajian.

(Cara masak)
Disana juga tertulis tanggal produksinya, kebetulan punyaku tanggal produksinya selang satu hari, paket aku terima tanggal 19 agustus, cirengnya diproduksi tanggal 18 agustus, dan setelah di buka dan dimasak kondisi cireng baik-baik aja.

Aku juga pernah bikin cireng sendiri, tapi di besokan rasanya jadi berubah agak asam, apa lagi ini kirimnya dari Garut ke Bandung tanpa lemari pendingin 😀

Kalau menurut aku sih berkat kemasan kedap udara, jadi meskipun tanpa mengandung bahan pengawet, kondisi akan tetap baik. Great job! 👍

(Kemasan vacuum) 
Sebelum dikasih bumbu rasa cireng sudah enak dan gurih, bawang daunnya juga cukup banyak, jadi over all enak ya cirengnya.

Sedangkan untuk kuahnya, juga enak, dan rasanya sederhana banget jadi gak berasa makan makanan kemasan, jadi berasa emang beli di tukang cireng keliling.

Kalau aku boleh tebak, kuahnya terdiri dari kecap, gula merah, saus (khusus yang suka dijual di warung bakso), dan garam. Rasanya manis-manis udah kebayang lah ya rasa kuah bakso kampung, nah mirip-mirip gitu.

(Cireng Banjur Pedas) 
Ada cabe yang terpisah, sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan. Tapi ini biji-biji cabenya ekstrim banget ya 😂 aku sih lebih suka bubuk cabe halus yang udah gak kelihatan biji-bijinya kayak begini.. Hehe
Tapi mungkin ini biar terlihat sangar and hot kali ya kuahnya.

Dan yang bikin mantap lagi jeruk nipis asli yang dapat diperas airnya ke dalam mangkuk kuah. Jadi rasanya asem seger.. Enak pokonya! 👌

Kalau soal harga, satu boxnya dihargai 15 ribu, dengan jaminan kualitas bahannya fresh alias dikirim dihari yang sama saat dibuat (kalau via online ordernya disini). Kalau datang ke Garut aku belum tahu juga beli di mana, gak kaya cokodot yang gampang banget didapat di toko-toko oleh-oleh.

Buat yang suka pedas asam, makanan ringan ini lumayan lah ya buat cemal-cemil hujan-hujan.


Comments

Popular posts from this blog

Review Produk Fibrefirst: Fibrefirst Menurunkan Berat Badan?

Aku begitu syok saat melihat timbangan menunjukan angka 66 kilo, kalau orang hamil sih masih mending, nah ini kan nggak...huaaaaaa. Akhirnya aku bertekad untuk diet mulai hari ini (walaupun kenyataannya ya gitu deh... 😁). Secara pribadi aku tuh kalau diet berasa gimana gitu kalau makan obat-obatan pelangsing, bawaannya takut aja..hehe. Sampai akihnya aku ketemu satu produk namanya Fibrefirst. Entah kenapa jadi terilhami aja beli produk ini, gegara ada kata-kata "serat". konon katanya kalau mau turun berat badan itu harus mengkonsumsi minuman atau makanan berserat tinggi. Daftar Isi : Harga Fibrefirst Komposisi Fibrefirst untuk diet Fibrefirst menurunkan berat badan Harga Fibrefirst Pendek cerita aku coba beli, harganya yah lumayan juga, aku beli 2 pak yang masing-masing isinya tuh 5 buah, plus botol shaker itu sekitar 140 ribuan di Shopee, itu tuh lagi diskon, kalau gak diskon mungkin sekitar 200 ribuan. Tapi ya anggaplah beli minuman boba, yang satu gelas biasa di ju

Review: Keju Kraft All In One

Kraft adalah keju pertama yang aku kenal, dulu itu ada keju judulnya "Qeju" dan rasanya menurut aku sama banget kaya Kraft keju cheddar, aku pikir Qeju udah ganti nama, ternyata nggak dan kayanya satu pabrik sama Kraft, merek Qeju emang agak jarang. (Keju Kraft All in one) Kalau di lihat-lihat keju Kraft emang agak pricey di kelasnya, kalau merek lain ada yang bisa jual harga keju sejenis under 15K, keju Kraft dengan jenis keju yang sama "Cheddar" itu sekitar 17K, apalagi kalo varian quick melt bisa di atas 20K. Karena itu, kadang ibu-ibu yang dituntut pinter berhitung, kebanyakan pasti milih yang murah dong apalagi kalau rasanya gak beda jauh (pengalaman banget...hehe). Mungkin karena melihat trend pasar yang seperti itu, akhirnya Kraft mengeluarkan varian keju Kraft ekonomis yang dikasih judul Kraft All in One. Mungkin maksudnya All in One, harga yang terjangkau bikin keju Kraft bisa dinikmati semua orang. Dan pastinya bisa digunakan sebagai keju serbaguna, dan

Review: Royco Kaldu Jamur Non MSG

Wah.... sekarang kaldu jamur tanpa penguat rasa makin banyak pilihan... tidak hanya kaldu jamur Totole (sudah jadi favorit selama bertahun-tahun..🤭), ternyata brand yang udah ga asing lagi di dunia permasakan juga mengeluarkan versi kaldu "tanpa MSG". Padahal umumnya kaldu-kaldu semacam ini sarangnya MSG ya..😅 Gak ada masalah juga sih sama MSG, tapi kalau aku pribadi selama ada kaldu sejenis tanpa MSG pastinya aku pilih opsi ini. Kebetulan banget Royco udah bukan merek kaleng-kaleng buat menambah citra rasa makanan, makanya seneng aja pas denger brand ini mengeluarkan kaldu non MSG. Aku beli di official store nya disini , sering banget diskon, dan sekalian aja aku beli buat keperluan dapur lainnya, biar praktis gak usah antri di kasir supermarket.   (Royco Kaldu Rasa Jamur) Dari bungkusnya ini warna hijau gitu, beda sama kaldu varian lainnya yang pake MSG, warnanya merah. Entah ini sengaja lebih "green" karena lebih alami atau gimana, gak ngerti juga. Tapi so far

Review: Mamasuka Spicy Topokki

Ini sepertinya akan menjadi camilan berikutnya kalau lagi konsen nulis novel ... hehe awalnya aku sama sekali gak kenal makanan-makanan Korea, sampe suatu ketika aku tiba-tiba keranjingan nonton Drakor..😝 Drakor dampaknya parah banget di aku, selain bikin ide tulisan aku jadi mengalir (apa lagi kalau pas ngerjain gendre romance), makanan-makanna yang tampil di film nya langsung bikin nelen ludah semua, pengen coba T.T Selain itu juga, dampak lainnya aku jadi hobi juga coba-coba masak makanan Korea, meskipun kadang rasa autentiknya ya ngira-ngira juga, semoga aja bisa kesampaian pergi ke Korea ya buat ngerasain rasa aslinya.. Aamiin (kenceng banget dah). ini salah satu resep yang pernah aku publish juga di salah satu medsos permasakan: Korean Chicken Rice Bowl . kalau menurut aku sih rasanya enak 😊. So, hari ini aku mau review salah satu makanan Korea produk lokal, tapi rasanya menurut aku bersaing sama produk-produk import yang pernah aku coba. Daftar Isi : Unboxing Topokki Harg

3 Tips Pertolongan Pertama pada Masakan Keasinan

(gambar: www.georgeinstitute.org) Bahkan seorang chef profesional sekali pun tak akan lepas dari “musibah” di dapur. Musibah disini bisa dari musibah besar seperti kebakaran maupun musibah kecil seperti bentuk dan rasa masakan tak sesuai semestinya. Yang paling sering terjadi adalah masakan terlalu asin, padahal masakan itu harus segera dihidangkan, dan tidak mungkin untuk memasak ulang dari awal. Moms, kalau aku pribadi, hal ini cukup sering terjadi, garam dimasukan kemudian pas dicicipi asin sampai membakar lidah..hehe hal ini biasanya kalau aku ganti merek garam, karena faktanya kadar asin garam ternyata berbeda-beda ya. Makanya belakangan aku lebih suka masakan diberi sedikit garam, meskipun akhirnya jadi hambar, tapi paling tidak, saat akan makan bisa di tambah garam sesuai selera. Dari pada ketika masakan terlalu asin, karena kebanyakan garam. Tapi tak perlu kebakaran jenggot kalau ini terjadi di dapur bu ibu, semua ada solusinya. Dan yang pasti gak harus membuang ma